PART 9
Key P.O.V
Hari ini kami bolos sekolah lagi, kami harus menyelesaikan sesi rekaman untuk album terbaru kami. Jam di tanganku menunjukan pukul 07.30 pagi. Sekarang aku tengah berada di dalam dorm SHINee. Pikiranku kembali melayang-layang mengingat kejadian itu.
FLASHBACK
SHINee tengah menghadiri acara peresmian sebuah hotel di pulau Jeju. Disitu SHINee menjadi bintang tamunya. Selesai menghadiri acara itu, kami diberi waktu untuk jalan2 sekedar melepas lelah. Kami memutuskan untuk ke pusat souvenir khas pulau Jeju. Kami memutuskan untuk berpencar dan tidak lupa sambil menyamar. Mataku tertuju pada sepasang gantungan ponsel yang unik. "Kayaknya bagus untuk cinderamata, Hyo Jin pasti senang" kataku berbicara sendiri. "Kau memilih benda yang tepat , kalian berdua pasti akan menjadi pasangan sejati!" kata seseorang di belakangku, ku menoleh " Hah....?" aku jadi bingung " Maksudnya....?" tanyaku lagi. "Iya...seseorang yang memilihnya pada pilihan pertama maka keajaiban cinta akan datang padanya..!" katanya , aku makin tidak mengerti akan ucapan kakek itu . Melihat wajahku yang nampak bingung, kakek itu berbicara lagi " Gantungan ponsel itu dirancang oleh seorang seniman nomer satu di negeri ini, sang seniman legendaris" kata kakek itu lagi, " Siapakah seniman legendaris itu kek?" tanyaku. Ia hanya tersenyum padaku. "Ya sudah...aku pilih benda ini...!" kataku seraya menyerahkannya untuk di bungkus. " Ini nak tempat terbaik untuk benda luar biasa..!" katanya seraya menyerahkan benda itu padaku.
Waah....tempat gantungan ponsel ini sungguh cantik, berbentuk hati dan berlapis ornamen seperti emas putih dan seperti di taburi berlian. Warnanya sungguh serasi dengan gantungan ponsel tersebut, seakan memang di desain khusus. Benar-benar seperti tempat sebuah benda yang sangat berharga dan sangat mewah, padahal gantungan ponsel itu tidak terlihat semewah itu." Nak, ini..!" kata kakek tersebut membuyarkan lamunanku yang terpesona. " Oh iya...berapa harganya...?" tanyaku
Di jalan...
.
AUTHOR P.O.V
Disaat yang bersamaan personil SHINee yang lain telah selesai berbelanja. "Key hyung mana ya..? kok belum dateng sih...? " tanya Tae Min kepada hyung2nya. "Dia pasti belum menemukan barang yang dia cari!" jawab Onew " Oh iya Tae Min berapa banyak komik yang kau beli?" Tanya Jong hyun " Aku tidak tahu hyung....yang pasti uang jajanku sudah habis untuk membeli semua komik ini...!" Kata Tae Min dengan muka innocent " Apa...? kau menghabiskan semuanya hanya untuk komik..?" Tanya Jong Hyun . "Oh iya Min ho apa ytang kau beli...?" Tanya Onew. "Aku hanya membeli sebuah topi." Jawab Min Ho singkat. Tak beberapa lam kemudian Key datang. "Hai...kalian sudah selesai?" tamya Key. " Kau lama sekali, memangnya apa saja yang kau beli...?" Tanya Jong Hyun. "Ah tidak...hanya sesuatu yang memikat hatiku!" Jawab Key" Pasti sesuatu yang berhubungan dengan kunci lagi...?" Tanya Onew. " Aku tahu pasti kali ini gelang yang yang berhiaskan kunci kan...? iya kan hyung....?" tanya Tae Min.
Pertanyaan 2 bertubi tubi itu membuat Key bingung dan agak sedikit sedih. " Hei...hei satu-satu donk kalo bertanya, bukan sesuatu yang berhubungan dengan kunci lagi kok...!!!" jawab Key lemas. "Lalu apa...?" Tanya Jong Hyun. Belum sempat Key menjawab , Min Ho telah menyadari sesuatu " Key...dimana kalungmu...?"
TBC...........
Sabtu, 27 Juni 2009
Minggu, 21 Juni 2009
Saranghae Key SHINee PART 8
Mu Kasih tau ajah kalo Marya gy ngomong sama peran yang namanya berbau korea2 gitu anggap pke b.inggris, pi klo ngomong sama orang indo ngomongnya pake b.indonesia. Trus kalo peran orang2 korea gitu ya...dya pke b.korea lah....demikian biar gag bingung, maklum authornya gramar b.inggrisnya ampar2an...wkwkwk...sok ah di lanjooot....
PART 8
Author P.O.V
Waktu menunjukan pukul 20.00 , SHINee tengah berada di studio foto. Tempat di mana di ambilnya gambar2 untuk album terbaru mereka. Personil ShinEE tengah berpose "selesai....!" kata salah seorang fotografer. "Akhirnya selesai juga...hoammmm..ngantuk banget sih..!" kata Tae Min seraya menguap. Pemotretan yang dimulai dari sore itu,berlangsung lebih dari 4 jam . Sekarang mereka tengah berada di ruang ganti ,lalu datang seseorang yang menghampiri mereka "Habis ini kalian harus di wawancarai oleh salah satu majalah remaja , mengenai perilisan album terbaru kalian, lalu jam 21.30 kalian harus melakukan fiting baju untuk kostum MV terbaru kalian...!" seluruh personil SHINee hanya bisa berkata ya saja. di depan manajer mereka . Padahal di dalam hati mereka sudah mengutuk manajernya itu. Apalagi mereka memulai aktivitas pagi2 sekali dan selesai sampai di dorm sekitar jam 1/2 12 malam.
Dilain sisi , Marya tengah menikmati makan malam bersama keluarga Dhita. "Gimana tadi jala2nya ...?" Tanya Tante Shelma. " Uhm....it's a nice day. oia tadi kalian pada kemana sih...?" Tanya Marya, semuanya hanya saling pandang dan menyenggol lengan orang yang berada disamping mereka. "Sama kok ...kita juga jalan2 . mungkin gag ketemu aja kali !" Kata Papanya Marya, yang menambah rasa penasaran pada diri Marya. "Bener...? kog aku ngerasa ada yang di sembunyiin dari kalian deh...!!!" Tanya Marya. "Agh...itu mah cuma perasaan kamu ajah kalii...!" Kata Om Yusuf sambil menyudahi makannya dan memberi kode kepada yang lainnya untuk meninggalkan meja makan agar tridak di brondon pertanyaan oleh Marya " Lho...? kalian pada mau kemana...?" . Tapi tidak ada jawaban . Marya menjadi bingung , di dalam hatinya ia berkata " Ada apa sih...sebenernya~? tauk ah...mending gw balik kekamar ajah...! kan besok hari pertama gw ke sekolah....
Marya P.O.V
Ku membuka tas ranselku , untuk menyiapkan keperluan untuk sekolah. Saat aku ingin mengambil tempat pensilku, lalu ada sesuatu yang terjatuh dari meja belajarku. "Apaan tuh...?" Ku menoleh ke arah bawah meja , ternyata sebuah gantungan ponsel . " Inikan yang waktu itu!" Kataku seraya mengambil gantungan ponsel itu. Sebaiknya ku simpan saja mungkin suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan pemiliknya. "Ya ampun sudah jam 7 lagi~!!!!, aku pasti sudah terlambat!!, dimana Dhita ya...? mengapa dia tidak memanggilku sih....!!" kataku seray berlari keluar kamar . aku berlari menuju ruang makan untuk berpamitan dengan semuanya. " Pagi...om, tante, pa, ma, aku berangkat dulu ya~! udah kesiangan nih...Dhita mana ya~?" Kataku sambil bersalaman denga papa, mama, tante dan juga om. Semuanya terdiam dan nampak terkejut dengan penampilan dan ucapanku. Tak lama kemudian Dhita pun datang ke ruang makan dan menatapku dengan tatapan aneh juga. "Hah...mau kemana loe...? nau ke mall? " tanyanya yang heran akan penampilanku. " Ya...mau ke sekolah lah...!!! udah jangan banyak tanya, kita udah telat tauk..!" jawabku terburu-buru sambil menarik tangannya. " Telat... elo pikir ini Jakarta apa..? yang masuk sekolah jam 1/2 7!! ini tuh Korea, masuk sekolahnnya tuh jam 8 ! udah yuk kita sarapan dulu , gw laper beud nih...!" Jawabnya tegas dan kemudian duduk di sampng mamanya untuk sarapan. Selam sarapan kami berbincang-bincang hingga akhirnya Tante Shelma bertanya.
" Kalian berdua berangkat bareng Tante saja ya..!" katanya " Gak usah deh ma...Dhita kan bisa pake mobil yang kemarin...!" segah Dhita. " Udah berangkat sama mama ajah..., nanti Marya pingsan lagi gimana?" ujar Tante Shelma. " Kemarin itu, Marya pingsan bukan gara2 aku , tapi gara2 berdesak2kan di fans sign!!!" Debat Dhita. " Mama yakin , Marya pasti pusing setelah menaiki mobil yang kamu kemudikan . Makanya dia bisa pingsan...!!" Katanya gag mau kalah.
Dhita P.O.V
Syukurlah, akhirnya aku yang memenangkan perdebatan ini. Oia..wku gag habis pikir sama si Marya, gimana bisa . Dia dandan satu jam cuma untuk ke sekolah , padahal aku saja gak tahan ngaca 5 menit. Pikiranku masih melayang jauh tetapi aku merasa mendengar suara seseorang yang berteriak kepadaku. Tak berapa lama kemudian akupun segera tersadar dari lamunanku tentang penampilan seorang Marya yang begitu Perfect dan feminim. Saat ku menyadari bahwa yang berteriak adalah orang yang disampingku yaitu Marya. Aku meonoleh ke arahnya dan merasa kebingunganb dengan tingkahnya. Dia menutup keduaa matanya dan menaruh kedua tangannya di depan wajahnya, seolah-olah menghindar dari sesuatu yang akan menejangnya. " DHITAAAAA AWASSSSSS!!!!" suara teriakannya terdengar kembali yang akhirnya membuatku tersadar dan membanting stir ke arah trotoar. Karena melihat mobilku yang hampir menabrak mobil di depanku. Dan BRUUUUK....
TBC
PART 8
Author P.O.V
Waktu menunjukan pukul 20.00 , SHINee tengah berada di studio foto. Tempat di mana di ambilnya gambar2 untuk album terbaru mereka. Personil ShinEE tengah berpose "selesai....!" kata salah seorang fotografer. "Akhirnya selesai juga...hoammmm..ngantuk banget sih..!" kata Tae Min seraya menguap. Pemotretan yang dimulai dari sore itu,berlangsung lebih dari 4 jam . Sekarang mereka tengah berada di ruang ganti ,lalu datang seseorang yang menghampiri mereka "Habis ini kalian harus di wawancarai oleh salah satu majalah remaja , mengenai perilisan album terbaru kalian, lalu jam 21.30 kalian harus melakukan fiting baju untuk kostum MV terbaru kalian...!" seluruh personil SHINee hanya bisa berkata ya saja. di depan manajer mereka . Padahal di dalam hati mereka sudah mengutuk manajernya itu. Apalagi mereka memulai aktivitas pagi2 sekali dan selesai sampai di dorm sekitar jam 1/2 12 malam.
Dilain sisi , Marya tengah menikmati makan malam bersama keluarga Dhita. "Gimana tadi jala2nya ...?" Tanya Tante Shelma. " Uhm....it's a nice day. oia tadi kalian pada kemana sih...?" Tanya Marya, semuanya hanya saling pandang dan menyenggol lengan orang yang berada disamping mereka. "Sama kok ...kita juga jalan2 . mungkin gag ketemu aja kali !" Kata Papanya Marya, yang menambah rasa penasaran pada diri Marya. "Bener...? kog aku ngerasa ada yang di sembunyiin dari kalian deh...!!!" Tanya Marya. "Agh...itu mah cuma perasaan kamu ajah kalii...!" Kata Om Yusuf sambil menyudahi makannya dan memberi kode kepada yang lainnya untuk meninggalkan meja makan agar tridak di brondon pertanyaan oleh Marya " Lho...? kalian pada mau kemana...?" . Tapi tidak ada jawaban . Marya menjadi bingung , di dalam hatinya ia berkata " Ada apa sih...sebenernya~? tauk ah...mending gw balik kekamar ajah...! kan besok hari pertama gw ke sekolah....
Marya P.O.V
Ku membuka tas ranselku , untuk menyiapkan keperluan untuk sekolah. Saat aku ingin mengambil tempat pensilku, lalu ada sesuatu yang terjatuh dari meja belajarku. "Apaan tuh...?" Ku menoleh ke arah bawah meja , ternyata sebuah gantungan ponsel . " Inikan yang waktu itu!" Kataku seraya mengambil gantungan ponsel itu. Sebaiknya ku simpan saja mungkin suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan pemiliknya. "Ya ampun sudah jam 7 lagi~!!!!, aku pasti sudah terlambat!!, dimana Dhita ya...? mengapa dia tidak memanggilku sih....!!" kataku seray berlari keluar kamar . aku berlari menuju ruang makan untuk berpamitan dengan semuanya. " Pagi...om, tante, pa, ma, aku berangkat dulu ya~! udah kesiangan nih...Dhita mana ya~?" Kataku sambil bersalaman denga papa, mama, tante dan juga om. Semuanya terdiam dan nampak terkejut dengan penampilan dan ucapanku. Tak lama kemudian Dhita pun datang ke ruang makan dan menatapku dengan tatapan aneh juga. "Hah...mau kemana loe...? nau ke mall? " tanyanya yang heran akan penampilanku. " Ya...mau ke sekolah lah...!!! udah jangan banyak tanya, kita udah telat tauk..!" jawabku terburu-buru sambil menarik tangannya. " Telat... elo pikir ini Jakarta apa..? yang masuk sekolah jam 1/2 7!! ini tuh Korea, masuk sekolahnnya tuh jam 8 ! udah yuk kita sarapan dulu , gw laper beud nih...!" Jawabnya tegas dan kemudian duduk di sampng mamanya untuk sarapan. Selam sarapan kami berbincang-bincang hingga akhirnya Tante Shelma bertanya.
" Kalian berdua berangkat bareng Tante saja ya..!" katanya " Gak usah deh ma...Dhita kan bisa pake mobil yang kemarin...!" segah Dhita. " Udah berangkat sama mama ajah..., nanti Marya pingsan lagi gimana?" ujar Tante Shelma. " Kemarin itu, Marya pingsan bukan gara2 aku , tapi gara2 berdesak2kan di fans sign!!!" Debat Dhita. " Mama yakin , Marya pasti pusing setelah menaiki mobil yang kamu kemudikan . Makanya dia bisa pingsan...!!" Katanya gag mau kalah.
Dhita P.O.V
Syukurlah, akhirnya aku yang memenangkan perdebatan ini. Oia..wku gag habis pikir sama si Marya, gimana bisa . Dia dandan satu jam cuma untuk ke sekolah , padahal aku saja gak tahan ngaca 5 menit. Pikiranku masih melayang jauh tetapi aku merasa mendengar suara seseorang yang berteriak kepadaku. Tak berapa lama kemudian akupun segera tersadar dari lamunanku tentang penampilan seorang Marya yang begitu Perfect dan feminim. Saat ku menyadari bahwa yang berteriak adalah orang yang disampingku yaitu Marya. Aku meonoleh ke arahnya dan merasa kebingunganb dengan tingkahnya. Dia menutup keduaa matanya dan menaruh kedua tangannya di depan wajahnya, seolah-olah menghindar dari sesuatu yang akan menejangnya. " DHITAAAAA AWASSSSSS!!!!" suara teriakannya terdengar kembali yang akhirnya membuatku tersadar dan membanting stir ke arah trotoar. Karena melihat mobilku yang hampir menabrak mobil di depanku. Dan BRUUUUK....
TBC
Kamis, 11 Juni 2009
UAS menyebalkan..............!!!!!
senin kemarin UAS dah di mulai dan berakhir hari senin gy. Nyebelinnya, gw dapet tempat duduk yang sumpah ya....kagak bakal deh ada yang mau duduk di situ ( kecuali yg pelit di contekin hohoho...) gw dapet bangku pertama, yang kagak bakal loe2 pada bisa nyontek tanpa ketauan ma pengawas.....=.= sedih banget idup gw............. Uas tinggal 3 hari lagi....besok TIK and B. jepang.
TIK sih gampang klo b. jepang Hiragana ajah suka ketuker ama Katakana. BTBTBT.....dah tadi pelj. B.Sunda.....yang elo klo ngerjainnya dari posisi duduk sempurna ke tidak sempurna lalu ke posisi desperate berat....hahaha,,,,,, dah ah jadi ga jelas gini postingan gw......
TIK sih gampang klo b. jepang Hiragana ajah suka ketuker ama Katakana. BTBTBT.....dah tadi pelj. B.Sunda.....yang elo klo ngerjainnya dari posisi duduk sempurna ke tidak sempurna lalu ke posisi desperate berat....hahaha,,,,,, dah ah jadi ga jelas gini postingan gw......
Sabtu, 06 Juni 2009
SHINee KEMBALI !!!!!!

Akhirnya setelah membuat saya esmosi jiwa dan raga, akhirnya SHINee comeback juga!!!! Hadoooh...kangen berat nuih...ama akang2 yang cute 'n gantengnya bikin saya jadi melting....dan tak berwujud lagi. HOHOHOHO......setelah comebacknya tertunda akibat insiden jatuhnya ONEW dari tangga ( makanya pke lift kek biar kagak jatoh) yang menyebabkan gigi depannya onew copot 22nya. Yah.....walopun begitu daku macih cinta kok...... Mereka sudah melakukan comeback stage tadi malam dan kemarin malam. ini gambar mereka comeback. Dan kabar gembiranya lagi mereka langsung dapet juara ngalahin sunbaenya Super Junior. Hebat2.......semoga ini jadi kado terindah buat Onew....Dan shinEE akan hijrah ke Jepang pada awal bulan agustus. Well kita lihat saja apakah mereka bisa menaklukan Jepang....AMIENNNNNNNNNNNNNNN.....
Rabu, 03 Juni 2009
FANFIC PART 7
Hyo Jin P.O.V
Ku menatap pilu kamarku. Key.....kau kenapa? kenapa sikapmu berubah? Apa salahku key...? kenapa di saat saat terakhir seperti ini .....kau malah menjauhiku key...? kenapa....? ku rebahkan tubuhku di tempat tidur . Kepalaku sakit sekali memikirkan semua ini . Menambahkan satu kesedihanku , padahal aku ingin sekali meninggalkan semua ini dengan tersenyum . Tapi kenapa semua ini bisa terjadi ? Arghhhh...KENAPA?
Jae jin P.O.V
Saat ini aku berdiri mematung di samping Hongki yang sedang asyik mengobrol dengan seorang gadis berambut panjang yang tadi pada saat jumpa fans pingsan. Ia sudah akrab sekali kelihatannya. Bukankah yang di samping gadis yang pingsan itu adalah siswi yang bersekolah di sekolahku ya...?
Marya P.O.V
Ku menatap dala2 sosok pria yang sekarang berdiri mematung di samping Hongki. Ku mencoba mengingat siapa dia sebenarnya.. Itu....Jae jin. Ya Jae jin....bassist FT Island . Tanpa ku sadari Hongki tengah menatap aneh diriku " Oia.....kau pasti belum mengenal siapa dia kan?" tanyanya." aku tauk kok........!" kataku. Dia tersenyum , dan memalingkan wajahnya menghadap ke Jae jin yang sedang melamun lalu menyenggol lengannya. Jae jin tersentak , dan mencoba bersikap biasa. "Ah...ada apa hyung...?" Tanyanya menggunakan bahasa korea. "Please speak in english....! "Kata Hongki
Di perintah seperti itu, Jae jin terlihat kikuk . Aku mencoba untuk menetralisirnya " Ga papa...b.inggrisku juga masih kacau kok...!". Dia tersenyum, senyuman yang menurutku sangat ampuh untuk melelehkan hati wanita . " Ne...!" lalu Hongki menarik tangan Jae jin untuk berjabat tangan denganku. "Marya...ini Jae jin, Jae jin ini Marya..!" kata Hongki lalu dia melanjutkan kalimatnya "Oia...dia lho yang tadi menolong kamu . Pas kamu terjatuh dari pingsan tadi...!" Hongki tersenyum bangga , sedangkan Jae jin wajahnya langsung memerah "Gomapta...!" kataku, Jae jin melotot "Kau bisa berbicara dengan bahasa korea?" katanya. Aku tertawa "Oh...tidak aku tidak bisa berbicara dengan bahasa korea. Aku cuma bisa kata-kata sederhana saja...!" kataku
"Ku kira kau bisa beneran , kan enak aku jadinya gak usah repot2 ngomong pake bahasa inggris..!" katanya sedikit kecewa. "Uhm.....mungkin kau bersedia untuk mengajariku bahasa korea di lain waktu ?" Kataku. Dia hanya mengangguk dan tersenyum . Kini pandanganku beralih ke arah Dhita dan Hongki yang sedang berbicara, kelihatannya mereka akrab sekali. Mataku beralih ke mata Jae jin seolah bertanya kenapa mereka akrab sekali? Jae jin hanya mengangkat bahunya sajs.
Author P.O.V
Dhita tengah asyik berbincang dengan Hongki . Rupanya Hongki itu adalah kakak kelas Dhita di sekolah ,. Jae jin juga menatap Dhita penuh tanya, hatinya berkata siapa dia sebenarnya? Hongki dan Dhita yang merasa tengah di perhatikan oleh dua pasang mata lalu menoleh dan tersenyum. "Kalian kenapa menatap kami seperti itu...?Tanya Hongki. "Hah....tidak hanya saja...?" kata Jae jin. "Hanya apa...?"Tanya Dhita . "Kalian terlihat akrab sekali , padahal kan kita baru saja bertemu...!" Lanjut Jae jin.
"Oh....ini lho....Jae...Mar...ternyata kita satu sekolah...!" Kata Dhita. "Kita...?" tanya Jae jin."Iya kita...!" kata Hong ki dengan semangat . "Iya....aku kelas XI EXACT 1 dan Hongki kelas XII EXACT 3, dan kamu Jae jin kelas XI SOCIAL 1 kan...? kata Dhita tak kalah semangat. "Lalu Marya...?" Tanya Jae jin. "Aku gak tau masuk ke kelas apa.....yang pasti gak akan bareng sama kamu Jae jin. Karena aku di Indonesia udah masuk kelas EXACT.!" Kata Marya.
"Lho...kok bisa gak tahu sih..?" Tanya Hongki, Marya tersenyum "Soalnya aku anak baru di sekolah kalin, dan besok baru akan di kasih tau!" kata Marya. "Uhm....hyung, kayaknya ada yang kita lupakan deh....!" kata Jae jin. Hongki tampak mengingat-ingat " Ah...iya! Tadi kan kata kamu aku di tunggu manajer kan?"tanya Hongki. "Aigoo.."! Jae jin lalu memukul keningnya. "Ayooo....Jae jin! cepat...! nanti kita di di marahi olehnya dan di beri pinalti oleh manajer! Marya...Dhita...nice to meet you...! sampai bertemu di lain waktu...!" Kata Hongki seraya menarik Jae jin untuk keluar dari ruangan kecil itu. Marya dan Dhita hanya bisa tertawa....
TBC
Ku menatap pilu kamarku. Key.....kau kenapa? kenapa sikapmu berubah? Apa salahku key...? kenapa di saat saat terakhir seperti ini .....kau malah menjauhiku key...? kenapa....? ku rebahkan tubuhku di tempat tidur . Kepalaku sakit sekali memikirkan semua ini . Menambahkan satu kesedihanku , padahal aku ingin sekali meninggalkan semua ini dengan tersenyum . Tapi kenapa semua ini bisa terjadi ? Arghhhh...KENAPA?
Jae jin P.O.V
Saat ini aku berdiri mematung di samping Hongki yang sedang asyik mengobrol dengan seorang gadis berambut panjang yang tadi pada saat jumpa fans pingsan. Ia sudah akrab sekali kelihatannya. Bukankah yang di samping gadis yang pingsan itu adalah siswi yang bersekolah di sekolahku ya...?
Marya P.O.V
Ku menatap dala2 sosok pria yang sekarang berdiri mematung di samping Hongki. Ku mencoba mengingat siapa dia sebenarnya.. Itu....Jae jin. Ya Jae jin....bassist FT Island . Tanpa ku sadari Hongki tengah menatap aneh diriku " Oia.....kau pasti belum mengenal siapa dia kan?" tanyanya." aku tauk kok........!" kataku. Dia tersenyum , dan memalingkan wajahnya menghadap ke Jae jin yang sedang melamun lalu menyenggol lengannya. Jae jin tersentak , dan mencoba bersikap biasa. "Ah...ada apa hyung...?" Tanyanya menggunakan bahasa korea. "Please speak in english....! "Kata Hongki
Di perintah seperti itu, Jae jin terlihat kikuk . Aku mencoba untuk menetralisirnya " Ga papa...b.inggrisku juga masih kacau kok...!". Dia tersenyum, senyuman yang menurutku sangat ampuh untuk melelehkan hati wanita . " Ne...!" lalu Hongki menarik tangan Jae jin untuk berjabat tangan denganku. "Marya...ini Jae jin, Jae jin ini Marya..!" kata Hongki lalu dia melanjutkan kalimatnya "Oia...dia lho yang tadi menolong kamu . Pas kamu terjatuh dari pingsan tadi...!" Hongki tersenyum bangga , sedangkan Jae jin wajahnya langsung memerah "Gomapta...!" kataku, Jae jin melotot "Kau bisa berbicara dengan bahasa korea?" katanya. Aku tertawa "Oh...tidak aku tidak bisa berbicara dengan bahasa korea. Aku cuma bisa kata-kata sederhana saja...!" kataku
"Ku kira kau bisa beneran , kan enak aku jadinya gak usah repot2 ngomong pake bahasa inggris..!" katanya sedikit kecewa. "Uhm.....mungkin kau bersedia untuk mengajariku bahasa korea di lain waktu ?" Kataku. Dia hanya mengangguk dan tersenyum . Kini pandanganku beralih ke arah Dhita dan Hongki yang sedang berbicara, kelihatannya mereka akrab sekali. Mataku beralih ke mata Jae jin seolah bertanya kenapa mereka akrab sekali? Jae jin hanya mengangkat bahunya sajs.
Author P.O.V
Dhita tengah asyik berbincang dengan Hongki . Rupanya Hongki itu adalah kakak kelas Dhita di sekolah ,. Jae jin juga menatap Dhita penuh tanya, hatinya berkata siapa dia sebenarnya? Hongki dan Dhita yang merasa tengah di perhatikan oleh dua pasang mata lalu menoleh dan tersenyum. "Kalian kenapa menatap kami seperti itu...?Tanya Hongki. "Hah....tidak hanya saja...?" kata Jae jin. "Hanya apa...?"Tanya Dhita . "Kalian terlihat akrab sekali , padahal kan kita baru saja bertemu...!" Lanjut Jae jin.
"Oh....ini lho....Jae...Mar...ternyata kita satu sekolah...!" Kata Dhita. "Kita...?" tanya Jae jin."Iya kita...!" kata Hong ki dengan semangat . "Iya....aku kelas XI EXACT 1 dan Hongki kelas XII EXACT 3, dan kamu Jae jin kelas XI SOCIAL 1 kan...? kata Dhita tak kalah semangat. "Lalu Marya...?" Tanya Jae jin. "Aku gak tau masuk ke kelas apa.....yang pasti gak akan bareng sama kamu Jae jin. Karena aku di Indonesia udah masuk kelas EXACT.!" Kata Marya.
"Lho...kok bisa gak tahu sih..?" Tanya Hongki, Marya tersenyum "Soalnya aku anak baru di sekolah kalin, dan besok baru akan di kasih tau!" kata Marya. "Uhm....hyung, kayaknya ada yang kita lupakan deh....!" kata Jae jin. Hongki tampak mengingat-ingat " Ah...iya! Tadi kan kata kamu aku di tunggu manajer kan?"tanya Hongki. "Aigoo.."! Jae jin lalu memukul keningnya. "Ayooo....Jae jin! cepat...! nanti kita di di marahi olehnya dan di beri pinalti oleh manajer! Marya...Dhita...nice to meet you...! sampai bertemu di lain waktu...!" Kata Hongki seraya menarik Jae jin untuk keluar dari ruangan kecil itu. Marya dan Dhita hanya bisa tertawa....
TBC
Langganan:
Postingan (Atom)
