Mu Kasih tau ajah kalo Marya gy ngomong sama peran yang namanya berbau korea2 gitu anggap pke b.inggris, pi klo ngomong sama orang indo ngomongnya pake b.indonesia. Trus kalo peran orang2 korea gitu ya...dya pke b.korea lah....demikian biar gag bingung, maklum authornya gramar b.inggrisnya ampar2an...wkwkwk...sok ah di lanjooot....
PART 8
Author P.O.V
Waktu menunjukan pukul 20.00 , SHINee tengah berada di studio foto. Tempat di mana di ambilnya gambar2 untuk album terbaru mereka. Personil ShinEE tengah berpose "selesai....!" kata salah seorang fotografer. "Akhirnya selesai juga...hoammmm..ngantuk banget sih..!" kata Tae Min seraya menguap. Pemotretan yang dimulai dari sore itu,berlangsung lebih dari 4 jam . Sekarang mereka tengah berada di ruang ganti ,lalu datang seseorang yang menghampiri mereka "Habis ini kalian harus di wawancarai oleh salah satu majalah remaja , mengenai perilisan album terbaru kalian, lalu jam 21.30 kalian harus melakukan fiting baju untuk kostum MV terbaru kalian...!" seluruh personil SHINee hanya bisa berkata ya saja. di depan manajer mereka . Padahal di dalam hati mereka sudah mengutuk manajernya itu. Apalagi mereka memulai aktivitas pagi2 sekali dan selesai sampai di dorm sekitar jam 1/2 12 malam.
Dilain sisi , Marya tengah menikmati makan malam bersama keluarga Dhita. "Gimana tadi jala2nya ...?" Tanya Tante Shelma. " Uhm....it's a nice day. oia tadi kalian pada kemana sih...?" Tanya Marya, semuanya hanya saling pandang dan menyenggol lengan orang yang berada disamping mereka. "Sama kok ...kita juga jalan2 . mungkin gag ketemu aja kali !" Kata Papanya Marya, yang menambah rasa penasaran pada diri Marya. "Bener...? kog aku ngerasa ada yang di sembunyiin dari kalian deh...!!!" Tanya Marya. "Agh...itu mah cuma perasaan kamu ajah kalii...!" Kata Om Yusuf sambil menyudahi makannya dan memberi kode kepada yang lainnya untuk meninggalkan meja makan agar tridak di brondon pertanyaan oleh Marya " Lho...? kalian pada mau kemana...?" . Tapi tidak ada jawaban . Marya menjadi bingung , di dalam hatinya ia berkata " Ada apa sih...sebenernya~? tauk ah...mending gw balik kekamar ajah...! kan besok hari pertama gw ke sekolah....
Marya P.O.V
Ku membuka tas ranselku , untuk menyiapkan keperluan untuk sekolah. Saat aku ingin mengambil tempat pensilku, lalu ada sesuatu yang terjatuh dari meja belajarku. "Apaan tuh...?" Ku menoleh ke arah bawah meja , ternyata sebuah gantungan ponsel . " Inikan yang waktu itu!" Kataku seraya mengambil gantungan ponsel itu. Sebaiknya ku simpan saja mungkin suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan pemiliknya. "Ya ampun sudah jam 7 lagi~!!!!, aku pasti sudah terlambat!!, dimana Dhita ya...? mengapa dia tidak memanggilku sih....!!" kataku seray berlari keluar kamar . aku berlari menuju ruang makan untuk berpamitan dengan semuanya. " Pagi...om, tante, pa, ma, aku berangkat dulu ya~! udah kesiangan nih...Dhita mana ya~?" Kataku sambil bersalaman denga papa, mama, tante dan juga om. Semuanya terdiam dan nampak terkejut dengan penampilan dan ucapanku. Tak lama kemudian Dhita pun datang ke ruang makan dan menatapku dengan tatapan aneh juga. "Hah...mau kemana loe...? nau ke mall? " tanyanya yang heran akan penampilanku. " Ya...mau ke sekolah lah...!!! udah jangan banyak tanya, kita udah telat tauk..!" jawabku terburu-buru sambil menarik tangannya. " Telat... elo pikir ini Jakarta apa..? yang masuk sekolah jam 1/2 7!! ini tuh Korea, masuk sekolahnnya tuh jam 8 ! udah yuk kita sarapan dulu , gw laper beud nih...!" Jawabnya tegas dan kemudian duduk di sampng mamanya untuk sarapan. Selam sarapan kami berbincang-bincang hingga akhirnya Tante Shelma bertanya.
" Kalian berdua berangkat bareng Tante saja ya..!" katanya " Gak usah deh ma...Dhita kan bisa pake mobil yang kemarin...!" segah Dhita. " Udah berangkat sama mama ajah..., nanti Marya pingsan lagi gimana?" ujar Tante Shelma. " Kemarin itu, Marya pingsan bukan gara2 aku , tapi gara2 berdesak2kan di fans sign!!!" Debat Dhita. " Mama yakin , Marya pasti pusing setelah menaiki mobil yang kamu kemudikan . Makanya dia bisa pingsan...!!" Katanya gag mau kalah.
Dhita P.O.V
Syukurlah, akhirnya aku yang memenangkan perdebatan ini. Oia..wku gag habis pikir sama si Marya, gimana bisa . Dia dandan satu jam cuma untuk ke sekolah , padahal aku saja gak tahan ngaca 5 menit. Pikiranku masih melayang jauh tetapi aku merasa mendengar suara seseorang yang berteriak kepadaku. Tak berapa lama kemudian akupun segera tersadar dari lamunanku tentang penampilan seorang Marya yang begitu Perfect dan feminim. Saat ku menyadari bahwa yang berteriak adalah orang yang disampingku yaitu Marya. Aku meonoleh ke arahnya dan merasa kebingunganb dengan tingkahnya. Dia menutup keduaa matanya dan menaruh kedua tangannya di depan wajahnya, seolah-olah menghindar dari sesuatu yang akan menejangnya. " DHITAAAAA AWASSSSSS!!!!" suara teriakannya terdengar kembali yang akhirnya membuatku tersadar dan membanting stir ke arah trotoar. Karena melihat mobilku yang hampir menabrak mobil di depanku. Dan BRUUUUK....
TBC
Minggu, 21 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar