Hyo Jin P.O.V
Ku menatap pilu kamarku. Key.....kau kenapa? kenapa sikapmu berubah? Apa salahku key...? kenapa di saat saat terakhir seperti ini .....kau malah menjauhiku key...? kenapa....? ku rebahkan tubuhku di tempat tidur . Kepalaku sakit sekali memikirkan semua ini . Menambahkan satu kesedihanku , padahal aku ingin sekali meninggalkan semua ini dengan tersenyum . Tapi kenapa semua ini bisa terjadi ? Arghhhh...KENAPA?
Jae jin P.O.V
Saat ini aku berdiri mematung di samping Hongki yang sedang asyik mengobrol dengan seorang gadis berambut panjang yang tadi pada saat jumpa fans pingsan. Ia sudah akrab sekali kelihatannya. Bukankah yang di samping gadis yang pingsan itu adalah siswi yang bersekolah di sekolahku ya...?
Marya P.O.V
Ku menatap dala2 sosok pria yang sekarang berdiri mematung di samping Hongki. Ku mencoba mengingat siapa dia sebenarnya.. Itu....Jae jin. Ya Jae jin....bassist FT Island . Tanpa ku sadari Hongki tengah menatap aneh diriku " Oia.....kau pasti belum mengenal siapa dia kan?" tanyanya." aku tauk kok........!" kataku. Dia tersenyum , dan memalingkan wajahnya menghadap ke Jae jin yang sedang melamun lalu menyenggol lengannya. Jae jin tersentak , dan mencoba bersikap biasa. "Ah...ada apa hyung...?" Tanyanya menggunakan bahasa korea. "Please speak in english....! "Kata Hongki
Di perintah seperti itu, Jae jin terlihat kikuk . Aku mencoba untuk menetralisirnya " Ga papa...b.inggrisku juga masih kacau kok...!". Dia tersenyum, senyuman yang menurutku sangat ampuh untuk melelehkan hati wanita . " Ne...!" lalu Hongki menarik tangan Jae jin untuk berjabat tangan denganku. "Marya...ini Jae jin, Jae jin ini Marya..!" kata Hongki lalu dia melanjutkan kalimatnya "Oia...dia lho yang tadi menolong kamu . Pas kamu terjatuh dari pingsan tadi...!" Hongki tersenyum bangga , sedangkan Jae jin wajahnya langsung memerah "Gomapta...!" kataku, Jae jin melotot "Kau bisa berbicara dengan bahasa korea?" katanya. Aku tertawa "Oh...tidak aku tidak bisa berbicara dengan bahasa korea. Aku cuma bisa kata-kata sederhana saja...!" kataku
"Ku kira kau bisa beneran , kan enak aku jadinya gak usah repot2 ngomong pake bahasa inggris..!" katanya sedikit kecewa. "Uhm.....mungkin kau bersedia untuk mengajariku bahasa korea di lain waktu ?" Kataku. Dia hanya mengangguk dan tersenyum . Kini pandanganku beralih ke arah Dhita dan Hongki yang sedang berbicara, kelihatannya mereka akrab sekali. Mataku beralih ke mata Jae jin seolah bertanya kenapa mereka akrab sekali? Jae jin hanya mengangkat bahunya sajs.
Author P.O.V
Dhita tengah asyik berbincang dengan Hongki . Rupanya Hongki itu adalah kakak kelas Dhita di sekolah ,. Jae jin juga menatap Dhita penuh tanya, hatinya berkata siapa dia sebenarnya? Hongki dan Dhita yang merasa tengah di perhatikan oleh dua pasang mata lalu menoleh dan tersenyum. "Kalian kenapa menatap kami seperti itu...?Tanya Hongki. "Hah....tidak hanya saja...?" kata Jae jin. "Hanya apa...?"Tanya Dhita . "Kalian terlihat akrab sekali , padahal kan kita baru saja bertemu...!" Lanjut Jae jin.
"Oh....ini lho....Jae...Mar...ternyata kita satu sekolah...!" Kata Dhita. "Kita...?" tanya Jae jin."Iya kita...!" kata Hong ki dengan semangat . "Iya....aku kelas XI EXACT 1 dan Hongki kelas XII EXACT 3, dan kamu Jae jin kelas XI SOCIAL 1 kan...? kata Dhita tak kalah semangat. "Lalu Marya...?" Tanya Jae jin. "Aku gak tau masuk ke kelas apa.....yang pasti gak akan bareng sama kamu Jae jin. Karena aku di Indonesia udah masuk kelas EXACT.!" Kata Marya.
"Lho...kok bisa gak tahu sih..?" Tanya Hongki, Marya tersenyum "Soalnya aku anak baru di sekolah kalin, dan besok baru akan di kasih tau!" kata Marya. "Uhm....hyung, kayaknya ada yang kita lupakan deh....!" kata Jae jin. Hongki tampak mengingat-ingat " Ah...iya! Tadi kan kata kamu aku di tunggu manajer kan?"tanya Hongki. "Aigoo.."! Jae jin lalu memukul keningnya. "Ayooo....Jae jin! cepat...! nanti kita di di marahi olehnya dan di beri pinalti oleh manajer! Marya...Dhita...nice to meet you...! sampai bertemu di lain waktu...!" Kata Hongki seraya menarik Jae jin untuk keluar dari ruangan kecil itu. Marya dan Dhita hanya bisa tertawa....
TBC
Rabu, 03 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar